Hari Raya Nyepi adalah hari suci umat Hindu yang dirayakan sebagai tahun baru Saka. Nyepi memiliki makna mendalam sebagai momen introspeksi diri, di mana umat Hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian, yaitu empat pantangan: amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang). Hari ini dijalani dengan penuh ketenangan dan kesunyian sebagai bentuk penyucian diri serta perenungan untuk kehidupan yang lebih baik di tahun mendatang.

    Sebelum Nyepi, terdapat rangkaian upacara seperti Melasti, yang bertujuan untuk menyucikan diri dan alam semesta dengan air suci. Kemudian, sehari sebelum Nyepi, dilaksanakan Tawur Kesanga yang ditandai dengan pawai Ogoh-ogoh sebagai simbol pengusiran roh jahat. Setelah menjalani Nyepi dengan penuh ketenangan, keesokan harinya umat Hindu merayakan Ngembak Geni, yaitu momen untuk saling memaafkan dan memulai kehidupan baru dengan hati yang bersih.